Parahnya Jakarta

September 14, 2008

Kalian tentu sudah tau donk klo bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat penuh dengan Pahala dan Barokah. Semua orang berebut pahala dibulan Ramadhan. Paginya sampai maghrib umat islam berebut pahala melalui puasa yang wajib hukumnya bagi orang dewasa, dan malamnya mereka berebut pahala melalui sholat Tarawih berjama’ah. Tetapi tidak untuk orang yang kami (gw n teman2 kosan gw) temui pada saat awal puasa. Tepatnya pada saat sahur pertama. Saat sedang jalan menuju warung makan untuk membeli makan sahur, kami berpapasan dengan seorang lelaki tua yang sedang Mabuk berat (mabuk minuman keras). Dia berjalan dengan sangat2 sempoyongan sampai2 akhirnya ia jatuh ke selokan kecil dan memecahkan beberapa pot tanaman. Kemudian tidak jauh dari situ, lagi2 kami menemukan orang mabuk tetapi kali ini seorang wanita (parah ga tuh?cw coy..!!) yang baru turun dari motor dengan seorang lelaki. Ia mabuk dan berjalan sempoyongan dan hampir menabrak kami. Parah bener yak jakarta, khususnya daerah dkt kosan gw. Ternyata lebih baik dikota tempat gw tinggal with my parent, yaitu Karawang daripada di Jakarta walaupun Karawang lebih panas dibanding Jakarta.


Ada lagi neh cerita berdasarkan kisah nyata dan fakta. Kemaren sekitar jam 12 malam gw n teman kosan gw malam mingguan di Cafe depan Giant sampai sekitar jam 1an. Kemudian sepulang dari sana, kami malas langsung pulang ke kosan, maka teman gw ada ide. Teman gw bilang : “Oi males langsung pulang neh, enaknya kemana ya? Kayaknya enak neh muter2 jakarta malem minggu”. Serentak kami langsung menyetujui idenya, maka berangkatlah kami berempat. Gw terkejut karena di tempat tertentu di bulan Ramadahan ini banyak Kupu-kupu malam yang masih beroperasi mencari clientnya. Gw kira di Bulan Suci ini praktek begituan tuh ga da, tapi ternyata ya gituuu deh…. Parah juga yeuh Jakarta. Baru tau euy..